Postingan

Gawe Cangkriman, Tugas Proyek Kelas 6

Gambar
          Bocah-bocah kelas 6 ing dina iki ana tugas proyek gawe tuladha cangkriman bebarengan karo kanca sakelompok. Cangkriman yaiku unen-unen utawa ukara kang kudu dibatang/bedhek. Cangkriman lumrahe kanggo gegojegan. Jinise cangriman iku ana papat yaitu cangkriman  sing wujude wancahan (cekakan), cangkriman  sing wujude pepindhan (irib-iriban), cangkriman  sing wujude plesedan (blenderan), cangkriman  sing sinawung ing tembang.     Bocah-bocah anggone garap kanthi tenanan lan gegojegan. Bocah-bocah katon padha sumringah amarga wis bisa gawe cangkriman, sanadyan wis padha rada kesel. Ing ngisor iki tugas proyek sing wis digawe bocah-bocah kanthi bebarengan karo kelompoke. Kelompok 1 (Ardita, Ivan, Mirza, Bayu) 1) Cangkriman sing wujude wancahan (cekakan)     Geblok mengin: gedang ceblok merga angin. 2) Cangkriman sing wujude pepindhan (irib-iriban)     Ora bisa dicekel nanging bisa dirasakne : banyu....

Acara Sederhana nan Meriah Dalam Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-76 Tahun 2021 SDN 1 Karangrejo

Gambar
         Sejak pagi, Bapak/Ibu guru SDN 1 Karangrejo tampak wira-wiri. Ada yang yang mengatur siswa di lapangan, ada yang menyiapkan segala sesuatu di ruang kantor, dan ada juga yang baru datang dengan membawa beberapa bingkisan. Pokoknya beda dengan hari biasanya. Ada apa ya ?     Iya, hari ini tepat tanggal 25 November 2021, merupakan hari besar bagi pahlawan pendidikan. Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai HUT PGRI sekaligus  Hari Guru Nasional (HGN) dan pada tanggal  25 November 2021 ini merupakan HGN ke-76 . Keluarga besar SDN 1 Karangrejo ikutserta untuk mengisi hari guru dengan kegiatan-kegiatan sederhana nan meriah.      Peringatan HGN ke-76 di SDN 1 Karangrejo dimulai dengan kegiatan sambutan di lapangan upacara yang dipandu oleh Bu Ngesti. Para siswa tampak antusias setelah sekian lama tidak melaksanakan upacara bendera. Mereka tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker. Kali ini, saya sebagai wa...

Cerita Anak: Menghibur Teman yang Tertimpa Musibah

Gambar
  https://images.app.goo.gl/wuVeT494j5VuigiK7             “Assalamu’alaikum, Nasya pulang, bu,” ucap Nasya memberi salam lalu menghampiri ibunya yang sedang menyiapkan makanan untuknya. “Waalaikumsalam, sayang,” sambut ibu. Nasya bergegas mencium tangan ibunya. “Nak, tumben jam segini kamu baru pulang,” ucap ibu ingin tahu. “Iya bu. Tadi sepulang sekolah, saya, teman-teman, dan ibu guru berkunjung ke rumah Shifa. Kasian Shifa, bu,” jawab Nasya dengan lirih. “Ada apa dengan Shifa, nak ?” sambung Bunda semakin penasaran. “Shifa baru saja tertimpa musibah, bu. Tadi malam neneknya meninggal. Saat kami baru sampai rumahnya, raut muka Shifa tampak masih sedih. Nasya tahu kalau Shifa sangat sayang dan begitu dekat dengan neneknya. Bahkan ketika di sekolah, dia sering bercerita tentang kegiatan di rumah bersama neneknya,” jelas Nasya. Sontak ibu mengucapkan bacaan istirja usai mendengar neneknya Shifa meninggal. Kemudian, ibu menjelaskan kepad...

Contoh Poster Memamerkan Kebudayaan Trenggalek, Nasi Gegog

Gambar
  oleh: penulis      Anak-anak, pada pertemuan pembelajaran hari Sabtu kemarin, Pak Erdis memberikan tugas kepada kalian tentang membuat poster untuk memamerkan salah satu kebudayaan yang ada di Kab. Trenggalek. Pak Erdis telah memberikan enam pilihan kebudayaan: 1. Larung Sembonyo 2. Tarian Turangga Yaksa 3. Lebaran Ketupat 4. Sego Gegog 5. Camilan Alen-Alen dan Kripik Tempe 6. Batik Terang Galih      Dari ke enam pilihan tersebut, masing-masing anak telah mendapat satu kebudayaan setelah dilakukan pengambilan undian.       Nah, tahukah kamu yang dimaksud dengan poster ? Iya, poster adalah  salah satu jenis reklame dengan tujuan sebagai media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai. Poster atau plakat adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Pengaplikasiannya dengan ca...

Akankah Aku Terlambat Tiba di Sekolah ?

Gambar
ilustrasi mesin fingerprint           Pagi ini mendung hitam tidak kunjung beralih. Sepertinya tetap setia menemani perjalananku menuju sekolah. Benar saja, gerimis sudah menyapa dan seakan mau menemani perjalananku ke sekolah. Menolak ditemaninya? Rasanya hanya diangan-angan saja. Sang Maha Pencipta pasti lebih tahu hikmah diturunkannya hujan pagi ini. Ya, mungkin supaya makhluk lain seperti hewan dan tumbuhan dapat merasakan segarnya air hujan sehingga tumbuh subur kembali. Toh, aku pun juga senang memandang hijaunya tumbuhan.      Setengah perjalanan telah ku lalui, namun a ku belum memakai jas hujan. Gerimis hujan tidak begitu terasa. Hal tersebut berbeda semenjak aku sampai di jalan pegunungan. Aku dibuat kaget dan gemetar oleh dinginnya kabut yang sebelumnya belum pernah aku alami. Kali ini kabut cukup tebal dan jarak pandang pun mulai terganggu. Lampu motorku yang redup menambah kehati-hatianku saat berada di jalan berbelok. Jalan ...

Cerita Anak: Tidak Menggaruk Luka

Gambar
  “Menggaruk luka harus dihindari karena bisa menyebabkan infeksi dan merusak jaringan kulit baru yang akan tumbuh.”                Dari tadi, Belva duduk sendirian di teras sambil menekuk lutut kirinya, Sesekali ia mengusap-usap lututnya itu dengan tisu. Tampak raut mukanya meringis menahan rasa nyeri.           “Ya Allah nak, kenapa dengan lututmu ? Kok berdarah?” tanya paman yang tiba-tiba datang.           Belva pun menceritakan kejadian seminggu yang lalu saat terjatuh dari sepedanya. Kemudian ia pun menyambung cerita mengenai kejadian yang baru saja ia alami hari ini.           “Begini paman. Tadi luka di lututku ini terasa gatal sekali. Aku pun tidak tahan. Dengan spontan, aku menggaruk lukaku ini sampai terkelupas dan berdarah lagi,”ucap Belva sambil memandangi lukanya.    ...

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Ketika Terjadi Gempa di Sekolah ?

Gambar
          ilustrasi cara menghadapi gempa bumi di sekolah           Hari ini, anak-anak mengerjakan soal PTS terakhir dengan mata pelajaran Bahasa Jawa. Bahasa Jawa merupakan mapel yang cukup membuat mereka garuk-garuk kepala, ya saking lumayan sulitnya. Terlihat, beberapa anak menunjukkan tingkah khasnya, ada yang tengok kanan tengok kiri, kedip-kedip mata dengan teman sebelahnya, ada yang bolak-balik minta izin keluar kelas sekedar untuk cuci tangan atau ke toilet, dan tingkah unik lainnya.            Di tengah-tengah suasana penuh konsentrasi, tiba-tiba ada beberapa anak yang berteriak, lindu lindu lindu (gempa, gempa, gempa), lalu mereka berhamburan  lari ke luar kelas dan disusul anak-anak yang lain. Dengan refleks, saya pun ikut menuju pintu kelas meskipun saya tidak merasakan adanya guncangan gempa bumi. Suasana kelas pun menjadi cukup riuh. Alhamdullilah, guncangan gempa tidak be...